Tuesday, June 26, 2012

Rindu

Angin sore menyapa-ku dengan ragu
Saya pun rindu akan hangat nafasmu memanggilku
Memanggil dengan tak keras, namun pasti
Seringkali membuat langkahku terhenti
Tidakkah kau rindu akan gelak tawa-ku?
Tidakkah kau rindu dengan setiap canda yang kau bagi bersama-ku?
Pada saat-nya nanti, kau pasti akan merindu
Tak perlu aku yang memberitahu-mu bahwa ini bernama rindu
Kelak, kau pasti mengerti..

Friday, April 27, 2012

Saya (pe)lupa..

Saya sudah lupa ini hari ke-berapa. Atau saya berpura-pura lupa, entahlah.. Yang saya tahu, saya sudah lama tidak ingat.
Tidak banyak yang akan saya sampaikan. Hanya agar kamu mengerti, saya baik-baik saja. Agar pula kamu tak usah lagi ber-belas-kasihan pada kehidupan saya. Tak selayaknya. Takdirnya, semua kehidupan akan berada disaat-saat tertentu.
Saya sempat berpikir, bahwa bagaimanapun keadaannya saya akan tetap menanti kembalinya kamu.. But, life must go on, Dude! Let me go, seriously..



Selamat tinggal masa lalu.. :)

Friday, February 17, 2012

I Lost My...... Ah Sudahlah. ☺

I lost my ballon. I lost my soul. I lost my best. I lost my everything about my self. Actually, my heart. I'm broke.... ☹

"6th monthversary, sepasang tangan yang saling memeluk erat, XXI, Paranormal Activity, kunci motor hilang, city walk, wapo, jalanan ramai, dan pasar malam.." 

Ini seperti mimpi. Baru saja kita merayakan 6th monthversary. Baru saja kita menonton di sebuah bioskop terbaru. Baru saja kau menggandengku erat saat di pasar malam.. 
On February 3th, 2012.. Hari yg seharusnya menjadi hari ke-193 ku bersama Ade Pitra Hermawan.. But, i broke it. Entah ini salahku, atau salahnya. Tidak.. masing-masing dari kami memang punya kesalahan. Dan keputusan ini.. Adalah keputusan bersama. :')
Dimulai dari pertengkaran tentang hal kecil di hari Senin (30/01). Aku yang memulainya. Atau karena kami yg sama-sama dalam keadaan lelah, entahlah. Satu hal yang sampai sekarang masih aku sesali. Aku tak menemuimu saat pulang sekolah di hari berikutnya (re: selasa). Aku tergesa-gesa untuk pulang, melakukan suatu pekerjaan rumah. Kamu tidak menghubungiku dan bodohnya pula aku ber-negatif thinking. Ada rasa sesal dan maaf yang tak sempat ku ucap, apalagi kau dengar..
Aku yang tak bisa berjanji bahwa aku akan berubah. Karena apa? Karena aku hanya takut. Aku takut jika aku berjanji, aku tak dapat menepatinya di kemudian hari. Tapi kau menganggapnya lain (mungkin). Hanya ada pesimis dalam kadar tinggi di hatimu.. Aku sayangkan itu. :')
February 17th, 2012.. Ini hari ke 217 kita, Sayang.. Tidakkah kau rindu akan keberadaanku? Yang selalu berada disisimu. Selalu berjalan beriringan bersamamu. Selalu tertawa bersamamu.. Tidakkah kau sadari, bahwa hanya aku yang bisa membuatmu menceritakan segala kegundahanmu?
Aku kehilanganmu, sayang.. sungguh! Aku tanpa kamu, seperti ruang tanpa celah. Hampa. :")
Satu inginku. Hanya ingin kamu kembali. Seperti dahulu, menyayangiku. Aku hanya ingin. Dan ingin bukan berarti harus memiliki. Aku belajar ikhlas untuk melepasmu.. Tak mudah memang, tapi keadaan memaksaku..
Dalam setiap perkataan orang lain yang berwujud doa, aku hanya dapat berucap amin dalam senyum.
Kamu masih tetap dihati, kamu tak terganti. Aku, menunggu..☺

"Jika engkau memang bagian dari masa depanku, suatu hari kau pasti kembali." - Adimasimmanuel.

langkahku, bersama langkahmu



menjaga aku :)



Paranormal Activity

foto yang sempat kami ambil.

16.16

ini kata Fanny

kata Bonita

kata Thea

kata Dilla

bagaimanapun komentar orang lain ttg berakhirnya kita, tetap tidak segampang yg mereka katakan :)


aku yg ke-GR-an, atau memang kamu yg peduli? Entah. Tapi aku suka.

the good capture, boy :)

:)

Do you still remember that, dear? :')

Saturday, February 11, 2012

Dimana wanita...

Kalau saja ada satu hari wanita.
Atau satu hari yang memproklamasikan kemerdekaan wanita secara mutlak..
Dimana wanita akan selalu dihormati.
Dimana wanita akan selalu dihargai setiap detil perlakuannya.
Dimana wanita harus mempunyai etika dan attitude yang baik.
Dimana wanita tidak lagi dicampakkan.
Dimana wanita tidak lagi sebagai pecundang yang hanya bisa menunggu.
Dimana wanita yang merupakan tulang rusuk laki-laki, akan selalu menguatkan dan dirawat serta dijaga oleh empunya tulang rusuk itu sendiri..
Dan dimana wanita, adalah harta tak ternilai dari setiap kaum..
Tak terkecuali, wanita yang hanya berderajat sebagai pembantu..

Sunday, January 8, 2012

Jika ada yang mempunyai rasa sayang terhadapmu lebih besar dibanding saya, maka saya akan memperjuangkanmu dalam diam saja 

Monday, December 26, 2011

Day 26th in the last month at 2011

Hey..
Saya bingung bagaimana memulai tulisan di post kali ini, dimana sudah banyak sekali kejadian yang tak sempat saya tulis..

Saya kembali ke dekapan Adepitra.. Ya.. saat hari ulang tahun ku yang ke 16, dia memutuskan untuk pergi meninggalkan saya. Bahkan dengan tegasnya, Ia mempersilahkan saya untuk melupakannya. Begitu sulit, bukan? :')
Setelah kami meutuskan untuk kembali pula, sebenarnya saya tidak tahu bagaimana kelanjutannya. Saya tidak tahu atau entah saya hanya berpura-pura tidak tahu. Dan.. setelah dijalani, semua berjalan seperti biasanya, selayak saya dan dia baik-baik saja. Dalam hatinya? Saya tidak tahu apa yang ada di hatinya yang paling dalam. Sungguh! Seadanya, saya pun mencoba tuk menjadi seperti biasanya.. Emm tidak. Saya mencoba memberikan yang lebih lagi..
Saya pernah mendengar, bahwa bagaimanapun kesempatan kedua diberikan, maka keadaannya tidak akan pernah sama dengan kesempatan pertama yang telah disia-siakan, Dan itu benar. Saya mengalaminya..
Entah mengapa, saya merasa dia bukanlah dia yang dulu. Seperti ada tali atau semacam sekat tak terlihat yang merenggangkan kami. Dia pasti tahu. Dia hanya berpura-pura untuk tidak mengetahuinya..
Namun seiring waktu berjalan, saya mencoba untuk menikmati apa yang terjadi dalam hubungan saya dan dia. Bukankah menjalani hubungan hampir sama halnya dengan menjalani kehidupan? Bukankah dalam suatu hubungan, tak selalu harus berjalan dengan baik? Bukankah dalam suatu hubungan, ada kalanya kita berada diatas, ada kalanya pula kita berada dalam titik terendah? Saya menikmatinya.

26 Desember 2011. Bulan ke lima perjalananku bersama Adepitra.
Saya semestinya bersyukur, karena saya dan dia adalah seiman. Saya hanya tak bisa membayangkan bahwa saya dan dia berbeda agama. Berbeda sifat saja sudah sukar untuk disatukan, apalagi berbeda agama?
Saya sayang sekali dengannya. Saya senang menjalani hari-hari dengannya. Saya hanya berharap bahwa kedepannya baik-baik saja. Saya juga berharap tidak ada lagi kebohongan yang tersembunyi diantara kami. Saya percaya dengan dia, hanya terkadang selalu ada bercak ketidakterbukaan yang Ia tinggalkan dan saya temukan itu. Tetapi bagaimanapun ketertutupan Ia terhadap saya, saya masih tetap sayang meski terkadang harus terbebani hal-hal yang negatif.
"sekolah, taman, mall, rumah saya, jalanan ramai"
Asal bersama Ia, saya senang. Saya nyaman. :)

ini waktu nemenin potong rambut :)

wishesnya saat saya ultah :D

my birthday :')


saat bersepeda bersamanya...


Tuesday, October 11, 2011

Presepsi...

Apa yang bisa kita lakukan, jika ternyata orang yg kita sayangi (re: siapapun itu, tanpa terkecuali), tidak pernah bisa ikhlas menerima kita sebagai apa adanya yang ada dalam diri kita?
Mau bersikap masa bodoh.. Tetapi kita butuh mereka.. Dari mereka lah kita dapat memperbaiki kesalahan demi kesalahan yang kita perbuat tanpa kita sadari..
Beberapa orang berpendapat, "Teruslah melangkah, jangan hiraukan orang yang mencacimu"
Presepsi yang dapat diterima, tetapi sulit dipahami.. Seperti apa orang yang mencaci kita? Seperti apa pula orang yang mengkritik demi memotivasi kita? Dan jawaban yang saya temukan saat ini adalah NOL..

Saya hanya dapat mengatakan.. Bahwa inilah saya.. Saya masih menerima kritikan yang jika dipahami betul-betul itu adalah motivasi. Tetapi saya akan hiraukan, jika itu adalah sebuah permainan berupa caci maki dan hinaan..


So, this is just who I am. If you don't like, leave me. ☺